Selasa, 04 Februari 2014

cerita dongeng ini di karang sesuai dengan ide yang ada maaf kalau banyak kekurangan,, saya hanya manusia biasa



"JAM KEBURUKAN"

Hiduplah seorang anak laki-laki bernama sony. Sony mempunyai seorang kakak bernama  bernama sela dan seorang adik bernama sofi. Sela dan Sofi adalah anak yang baik, rajin dan ramah, berbeda dengan sony. Sony adalah anak yang nakal, pemalas dan jahil.
Pada suatu pagi sofi dan sela sedang bersiap-siap hendak kesekolah guna menuntut ilmu namaun sony masih belum beranjak dari kasurnya dia masih terlelap. Ibupun membangunkan sony. Sony bangun nak, nanti kamu terlambat kesekolah “ujar ibu.

Sony tidak menjawab, ia malah menutup wajahnya dengan selimut  “masih ngantuk buk” kata sony dari balik selimut, ibu tidak menyerah beliau bersikerar membangunkan kan sony hingga akhirnya sonypun bangun “Ah ibu, sony kan lagi mimpi superman” sony marah-marah, diapun beranjak menuju kamar mandi, muncul niat buruk sony, sony menyembunyikan sepattu sofi sehingga saat sofia hendak sekolah, sofikehilangan sepatunya,ia cari kesana kemari namun sepatunya tak kunjung jumpa tiba-tiba, sepatu sofi ada disini! Dilemari sony! Teriak sela sofi menatap sony kesal “ abang ini nakal sekali sih ! sofi kan jadi terllambat sekolah ! rengek sofi airmatanya pun tidak terbendung. Ibu menasehati sony, tapi sony tak mau mau menuruti.

Kejadian di hari itu bukan lah kejadian sony yang terakhir, sony semakin jahil saja. Sepulang sekolah sony berniat mencuri ikana mas dikolam tampa sepengetahu si pemiliknya. Saat menjaring ikan mas, tiba-tiba ikan ma situ berubah wujud menjadi seorang wanita dengan sepasang sayap dipunggungnya, mengenakan gaun putih yang panjang dan sebatang tongkat yang memeancarkan sinar. “Tante sapa?” sony kaget “saya ibu peri, sudahlama saya mengikutimu, termasuk melihat kelakuan mu sony” jawab ibu peri, “tapikan, ibu peri ikan! Bagaimana bias mengikuti sony?” Tanya sony, “ibu peri berubah wujud jadi apa saja” jawab ibu peri “ tadi ibu peri berubah wujud menjadi ikan, “sony, bisakah kamu menjadi anak yang baik& tidak nakal lagi?” Tanya ibu peri” tidak , sony senang menjadi anak nakal” jawab sony, ibu peri memutar tongkatnya kearah soni “sim salabim” ibu peri membaca  mantra, munculah jam tangan yang melingkar dipergelangan tangan sony “ jam itu akan menghitung keburukan kamu, apa bila kamu bertingkah laku buruk, akan tercantum jumlah keburukan kamu , setiap 1 tingkah laku buruk , akan muncul 5 bisul di tubuh kamu. Namun, setiap 1 kebaikanb maka angka keburukan di jam itu akan berkurang, dan bisul kamu berkurang 5”. ibu peri menjelaskan. Sony berusaha melepas jam itu namun bukannya terlepas malah semkain ereat melekat di pergelangan tangan” percuma saja sony semakin kamu berusaha melepas jam itu , semakin erat jam itu melekat  sipergelangan tangan mu”  ujar ibu peri lalu seraya memutar tongkat, ibu peri menhilang dari pandangan , sony mencubit tangannya dan itu terasa sakit “ tenyata tidak mimpi”.

Setelah kejadian itu, paginya sony menguji kebenaran dari jam yang ada ditangan nya, sony menarik rambut sofi “ aduh! Kak son! Sakit tau” pekik sofi, sony melirik jamnya benar saja angka 1 tertera di jamnya, lalu tiba-tiba dia merasa sesuatu hendak keluar dari tubuhnya, muncul lah bisul sebanyak 5 buah diwajah sony. “hah! Ibu! Wajh sony bentol-bentol” teriak sofi sambil menunjuk wajah sony , mendengar teriak sofi, ibu dan kak sela menghampiri sofi dan sony. “sony ada apa dengan wajahmu nak ?” Tanya ibu panic sony kemudian berlari menuju cermin dan mendapati wajahnya telah ditumbuhi 5 bisul, sony kaget bukan kepalang “ Ii….. kak sony bentol-bentol! Hahaha!” sofi mengejek soni megharidik adiknya, tiba-tiba wajah sony tumbuh 5 bisul lagi sony melihat jamnya ternyata angka 2 tertera di jam itu “bagai mana ini bu? Huhuhu… “ sony memengek” jagan-jangan itu kutukan “cerocos sela “aaaa! Kaka! Jangan ngomong gitu dong, entar entar kamar kak sela aku berantakin baru tau rasa!” hardik sony, muncul lagi bisul sebanyak 5 buah diwajah sony, dan angka dijam berubah menjadi 3, sony semakin histeris.

 “sony…. Sony! Terdengar teriakan teman-teman sony dari luar rumah, ibu membuka pintu rumahmnya “ tante ada  sony? Mau ngajak sony pergi kesekolah sma-sama, ujar salah satu dari 4 teman sony , “ Sony nya…..m…” ibu menjawab raugu-ragu, sony menjulurkan lehernya ke pintu “aku gak sekolah hari ini, aku sakit” kata sony, sontak ke 4 teman sony kaget melihat wajah sony “ mo…mo! Monster!!” teman sony berlari tunggang langgang “ apa?! Monster?! Berani ya ngejek aku! Sony marah-marah lalu menendang vas bunga di sebelahnya hingga pecah, ibu menatap miris sony “ anak ku wajahmu…….” Bisul soni bertambah 5 lagi, dan sony, setiap melakukan sikap tercela wajahnya ditumbuhi bisul yang besar-besar.

Karna wajahnya yang ditumbuhi banyak bisul , sony kerap kali menjadi bahan tertawaan orang-orang yang melihatnya, dimalam hari saat sony sedang sendirian dimkamarnya, sony merenung , ia meraba wajahnya yang terasa bergunung-gunung, sony pun akhirnya menangis sedih, tiba-tiba muncullah cahaya yang terang di sudut kamar sony, sony melihat asal cahaya tersebut ternyata dibalik cahaya itu, muncullah ibu peri yang pernah ditemuinya dekat kolam ikan “Ibu peri…..” Sony tersedu-sedu “Sony sayang mengapa engkau bersedih?” Tanya ibu peri , sony senggugukan , “wajah sony bisulan, bu peri……” sony menangis lagi, “ itu karna kamu melakukan sifat yang tercela sony” kata ibu peri, “jadi sony harus bagaimana agar bisul-bisul  ini hilang bu peri” Tanya sofi mengiba, bu peri pergi membelai rambut sony lembut, “jadilah anak yang baik  sony, berbuat baik lah , jangan nakal lagi , jangan malas lagi , jngan jahil lagi, maka bisul kamu akan hilang “ jawab ibu peri  lalu menghilang , “ bu peri ! cepat kali hilang nya” kata sony

Setela dikunjungi ibu peri, sony berusaha melakukan kebaikan , sehingga bisul diwajahnya berangsur-angsur hilang dan angka di jam nya semakin mengecil jumlahnya karna terus  melakukan kebaikan , wajah sony tidak lagi bisulan, dan saat angka di jam sony adalah angka nol, jam itu terlepas dengan sendirinya.
Sony pun menjadi anak yang baik tidak nakal lagi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar