"JAM KEBURUKAN"
Hiduplah
seorang anak laki-laki bernama sony. Sony mempunyai seorang kakak bernama bernama sela dan seorang adik bernama sofi.
Sela dan Sofi adalah anak yang baik, rajin dan ramah, berbeda dengan sony. Sony
adalah anak yang nakal, pemalas dan jahil.
Pada
suatu pagi sofi dan sela sedang bersiap-siap hendak kesekolah guna menuntut
ilmu namaun sony masih belum beranjak dari kasurnya dia masih terlelap. Ibupun
membangunkan sony. Sony bangun nak, nanti kamu terlambat kesekolah “ujar ibu.
Sony
tidak menjawab, ia malah menutup wajahnya dengan selimut “masih ngantuk buk” kata sony dari balik
selimut, ibu tidak menyerah beliau bersikerar membangunkan kan sony hingga
akhirnya sonypun bangun “Ah ibu, sony kan lagi mimpi superman” sony
marah-marah, diapun beranjak menuju kamar mandi, muncul niat buruk sony, sony
menyembunyikan sepattu sofi sehingga saat sofia hendak sekolah, sofikehilangan
sepatunya,ia cari kesana kemari namun sepatunya tak kunjung jumpa tiba-tiba,
sepatu sofi ada disini! Dilemari sony! Teriak sela sofi menatap sony kesal “
abang ini nakal sekali sih ! sofi kan jadi terllambat sekolah ! rengek sofi
airmatanya pun tidak terbendung. Ibu menasehati sony, tapi sony tak mau mau
menuruti.
Kejadian
di hari itu bukan lah kejadian sony yang terakhir, sony semakin jahil saja.
Sepulang sekolah sony berniat mencuri ikana mas dikolam tampa sepengetahu si
pemiliknya. Saat menjaring ikan mas, tiba-tiba ikan ma situ berubah wujud
menjadi seorang wanita dengan sepasang sayap dipunggungnya, mengenakan gaun
putih yang panjang dan sebatang tongkat yang memeancarkan sinar. “Tante sapa?”
sony kaget “saya ibu peri, sudahlama saya mengikutimu, termasuk melihat
kelakuan mu sony” jawab ibu peri, “tapikan, ibu peri ikan! Bagaimana bias
mengikuti sony?” Tanya sony, “ibu peri berubah wujud jadi apa saja” jawab ibu
peri “ tadi ibu peri berubah wujud menjadi ikan, “sony, bisakah kamu menjadi
anak yang baik& tidak nakal lagi?” Tanya ibu peri” tidak , sony senang
menjadi anak nakal” jawab sony, ibu peri memutar tongkatnya kearah soni “sim
salabim” ibu peri membaca mantra,
munculah jam tangan yang melingkar dipergelangan tangan sony “ jam itu akan
menghitung keburukan kamu, apa bila kamu bertingkah laku buruk, akan tercantum
jumlah keburukan kamu , setiap 1 tingkah laku buruk , akan muncul 5 bisul di
tubuh kamu. Namun, setiap 1 kebaikanb maka angka keburukan di jam itu akan
berkurang, dan bisul kamu berkurang 5”. ibu peri menjelaskan. Sony berusaha
melepas jam itu namun bukannya terlepas malah semkain ereat melekat di pergelangan
tangan” percuma saja sony semakin kamu berusaha melepas jam itu , semakin erat
jam itu melekat sipergelangan tangan
mu” ujar ibu peri lalu seraya memutar
tongkat, ibu peri menhilang dari pandangan , sony mencubit tangannya dan itu
terasa sakit “ tenyata tidak mimpi”.
Setelah
kejadian itu, paginya sony menguji kebenaran dari jam yang ada ditangan nya,
sony menarik rambut sofi “ aduh! Kak son! Sakit tau” pekik sofi, sony melirik
jamnya benar saja angka 1 tertera di jamnya, lalu tiba-tiba dia merasa sesuatu
hendak keluar dari tubuhnya, muncul lah bisul sebanyak 5 buah diwajah sony.
“hah! Ibu! Wajh sony bentol-bentol” teriak sofi sambil menunjuk wajah sony ,
mendengar teriak sofi, ibu dan kak sela menghampiri sofi dan sony. “sony ada
apa dengan wajahmu nak ?” Tanya ibu panic sony kemudian berlari menuju cermin
dan mendapati wajahnya telah ditumbuhi 5 bisul, sony kaget bukan kepalang “
Ii….. kak sony bentol-bentol! Hahaha!” sofi mengejek soni megharidik adiknya,
tiba-tiba wajah sony tumbuh 5 bisul lagi sony melihat jamnya ternyata angka 2
tertera di jam itu “bagai mana ini bu? Huhuhu… “ sony memengek” jagan-jangan
itu kutukan “cerocos sela “aaaa! Kaka! Jangan ngomong gitu dong, entar entar
kamar kak sela aku berantakin baru tau rasa!” hardik sony, muncul lagi bisul
sebanyak 5 buah diwajah sony, dan angka dijam berubah menjadi 3, sony semakin
histeris.
“sony…. Sony! Terdengar teriakan teman-teman
sony dari luar rumah, ibu membuka pintu rumahmnya “ tante ada sony? Mau ngajak sony pergi kesekolah
sma-sama, ujar salah satu dari 4 teman sony , “ Sony nya…..m…” ibu menjawab
raugu-ragu, sony menjulurkan lehernya ke pintu “aku gak sekolah hari ini, aku
sakit” kata sony, sontak ke 4 teman sony kaget melihat wajah sony “ mo…mo!
Monster!!” teman sony berlari tunggang langgang “ apa?! Monster?! Berani ya
ngejek aku! Sony marah-marah lalu menendang vas bunga di sebelahnya hingga
pecah, ibu menatap miris sony “ anak ku wajahmu…….” Bisul soni bertambah 5
lagi, dan sony, setiap melakukan sikap tercela wajahnya ditumbuhi bisul yang
besar-besar.
Karna
wajahnya yang ditumbuhi banyak bisul , sony kerap kali menjadi bahan tertawaan
orang-orang yang melihatnya, dimalam hari saat sony sedang sendirian
dimkamarnya, sony merenung , ia meraba wajahnya yang terasa bergunung-gunung,
sony pun akhirnya menangis sedih, tiba-tiba muncullah cahaya yang terang di
sudut kamar sony, sony melihat asal cahaya tersebut ternyata dibalik cahaya
itu, muncullah ibu peri yang pernah ditemuinya dekat kolam ikan “Ibu peri…..”
Sony tersedu-sedu “Sony sayang mengapa engkau bersedih?” Tanya ibu peri , sony
senggugukan , “wajah sony bisulan, bu peri……” sony menangis lagi, “ itu karna
kamu melakukan sifat yang tercela sony” kata ibu peri, “jadi sony harus
bagaimana agar bisul-bisul ini hilang bu
peri” Tanya sofi mengiba, bu peri pergi membelai rambut sony lembut, “jadilah
anak yang baik sony, berbuat baik lah ,
jangan nakal lagi , jangan malas lagi , jngan jahil lagi, maka bisul kamu akan
hilang “ jawab ibu peri lalu menghilang ,
“ bu peri ! cepat kali hilang nya” kata sony
Setela
dikunjungi ibu peri, sony berusaha melakukan kebaikan , sehingga bisul diwajahnya
berangsur-angsur hilang dan angka di jam nya semakin mengecil jumlahnya karna
terus melakukan kebaikan , wajah sony
tidak lagi bisulan, dan saat angka di jam sony adalah angka nol, jam itu
terlepas dengan sendirinya.
Sony
pun menjadi anak yang baik tidak nakal lagi.